Harry Styles

Jumat, 11 Mei 2012

Jetlag

(part 1)
Jam 06.30 am aku siap-siap buat ke airport.
Aku sampe sekarang belum tahu kamu mau liburan kemana Loli.” Kata my best mate, Jennifer saat dia masuk ke kamarku.
Oh well.. aku mau ke LA umm mungkin 4 minggu.” Jawabku.
4 minggu?” teriaknya dan aku hanya mengangguk.
Don’t worry sista, I’ll be ready for the promo album.” Kataku sambil senyum.
Aku Lolita. Aku salah satu penyanyi terkenal di negaraku. Dan aku akan mempunyai jadwal promo album yang cukup padat. Maka dari itu, aku perlu sedikit waktu untuk refreshing dari pekerjaan pembuatan albumku ini sebelum release.
Take care girl.” katanya sambil meluk aku.
Hey Jenn. I just go for 4 weeks. It’s a short time. Besides, I’m not only having fun there. I’m going to meet a producer and if I’m lucky, I will meet One Direction. Words on the street, they will have a holiday in the U.S”
Jennifer terkejut, “kalo gitu jangan lupa kamu minta tanda tangan Louis. Tunggu…” katanya sambil mengeluarkan sebuah t-shirt dengan tulisan ‘Marry Me LOUIS’ dari dalam tasnya, “Aku mau dia yang tanda tanganin t-shirtku ini.” Dia senyum.
I promise.”
*** Harry’s Point of View ***
Gee!! We’re late!!” aku segera membangunkan Louis yang tidur satu kamar dengan aku, “Louis wake up!! We’re late!!”
Dia bangun sambil menguap lebar banget, “Where are we going to baby tarzan?”
LA, mate.” Jawabku sambil segera mengambil handuk dan segera lari ke kamar mandi.
What?!?!” dia segera lompat dari tempat tidur dan lari keluar kamar, dan dia membangunkan Zayn, Niall, dan Liam.
At the Airplane…………
Ini semua gara – gara kamu, Niall. Untung aja kita ga ketinggalan pesawat.” Kata Zayn sambil dia duduk di dekat jendela.
Aku segera menghadap Zayn yang duduk di belakang kursiku, “Hey Zayn, it’s ok anyway. We’re in the plane now.”
yeahh I’m sorry guys. I’ve set the alarm. But my phone battery was flat and it went off.” Jelas Niall
it’s ok mate.” Jawab Liam pada Niall.
Kami semua sedang menuju LA untuk liburan, sekalian kita diundang oleh teman baik produser kami ke birthday party-nya dia.
*** Lollyta’s POV ***
Perjalanan dari Indonesia menuju Amerika memakan waktu yang sangat lama, hampir 24 jam gitu. Wuih kebayang dong capeknya. Tapi untungnya, aku punya temen selama perjalanan.
Hei aku Rio. Kamu?” Tanya cowo yang duduk disebelahku.
Aku Lolita.” Jawabku sambil salaman sama dia, “Kamu mau kemana?” tanyaku berusaha bersikap baik.”
Aku mau ke LA. Ada acara keluarga disana. Kamu?”
Aku juga mau ke LA. Tapi aku ada beberapa project yang mau aku lakuin disana, ya sekalian liburan juga sih…”
Tungu deh.” Katanya tiba – tiba, “Kayaknya aku pernah liat kamu.” Lanjutnya sambil terus ngeliatin aku.
Oh ya? Rasanya aku baru ketemu kamu disini deh. Kamu mungkin liat orang yang mirip aku.” Kataku.
Ahhh…” serunya, “Kamu Lolita penyanyi tu khan?” aku senyum dan mengangguk.
*** Harry’s POV ***
Kita semua uda sampe di bandara, lalu kita segera siap-siap menuju ke bagian imigrasi. Saat aku sibuk update di twitter, aku ga sengaja nubruk cewek yang lagi jalan didepanku. “Oh.. Sorry.” Cewek itu bilang, aku segera minta maaf sama dia, “Sorry.”
Harry Styles?” pekiknya, “You are Harry Styles, aren’t you?” aku senyum sambil mengangguk, “Oh My God. Hi, I’m Lolita.” dia mengajak bersalaman.
I’m Harry.” Jawabku sambil senyum, lalu the boys datang.
Oh My…. You guys are One Direction.” Katanya senang, dan kami semua hanya senyum.
Yayyy.” Kata Louis dan kita semua tertawa.
Dia memperkenalkan diri pada kita semua, dan dia juga ngenalin temennya sama kita. Lalu, Niall ngasi tau aku kalau kita bakal punya dua single yang akan duet dengan seorang penyanyi cewek. Produser kita ngasi suatu link. Dan setelah kita buka, ternyata….
Lolita. We’re going to have two singles with you.” Kata Zayn.
Dia kaget, “Are we? How do you know that?”
Well, I’ve just got a text from our producer and send a link about who we are going to have a duet with. And the link shows your twitter.” Kata Niall sambil senyum dan menunjukkannya pada Lolita.
Dia melihatnya dan senyum, lalu berkata, “My producer should’ve told me already. I’ma ask him. Ok. I Gotta go guys. See ya.” Katanya pada kami.
Bye.” Kata Rio. Dan mereka berdua berjalan menuju pintu keluar dan memanggil taksi.
Aku hanya melihat mereka keluar, “Guys, Why do they catch a different cab?” tanyaku pada the boys.
I thought he was her boyfriend.” Jawab Liam.
Yeah me too.” Jawab Louis, Niall, dan Louis hampir bersamaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar